Bisnis Online “Automatic” (Chapter 3)

Halo Sobat Panduan Sukses,

Dengan Aditya S disini…

Di Chapter 2 kemarin kita sudah membahas tentang bagaimana pola dan alur dalam list buiding. Enam point penting yang perlu kita buat agar sistem berjalan dengan baik. Enam point yang akan merubah “cold market” menjadi “warm market” yang siap untuk menerima penawaran terbaik Anda.

Jika belum membaca Chapter 2, silahkan kesini

 

Hal pertama kali yang perlu Anda siapkan adalah “GIFT”-nya.
Anda perlu peka terhadap apa yang dibutuhkan customer Anda. Butuh Riset. Namun jangan terlalu ribet, karena akan membuat Anda semakin menunda untuk memulainya.

Seperti yang sudah saya sampaikan di chapter sebelumnya, cara sederhana untuk membuat GIFT adalah dengan bantuan googling.
Misal: Anda berjualan produk pelangsing; tinggal ketik saja di search engine: Diet , lalu tambahkan kata-kata yang sering menjadi top headline seperti: cara… rahasia… tips… panduan… seperti contoh gambar di bawah ini:

diet

Anda juga dapat mengganti kata “Diet” tadi dengan kata Langsing… kurus… pola makan… obesitas dan lain-lain.

Dari situ Anda dapat mendapatkan banyak sekali topik untuk Anda susun menjadi sebuah Ebook, Special Report atau bahkan artikel berseri. Artikel-artikel yang muncul di Page One, Page Two adalah artikel-artikel yang sudah terbukti banyak dibaca orang. Tinggal Anda mengemasnya menjadi sebuah Gift yang Unik dan Eksklusif. Dan jangan asal copas artikel.

NOTE:

  • Masih banyak orang yang malas googling untuk mencari tips-tips seperti ini. Jadi Gift yang Anda berikan bisa menjadi sangat bermanfaat bagi mereka. Apalagi jika media promosi Anda adalah di social media. Jadi kolaborasi konten unik dari google, Anda bawa ke Social Media.
  • Niatkan untuk membantu memberikan informasi kepada calon buyer Anda. Dengan begitu, Anda akan mendapatkan respon yang bagus dari mereka, dan konversi juga semakin baik.

Okkaayy untuk GIFT sudah clear yaa… Jangan ditunda-tunda, segera buat… Jika Anda kurang puas dengan hasilnya, bisa diedit sambil jalan.

 

Lalu apa yang kita promosikan ?

Jika alur list building adalah kita mendapatkan database calon buyer dulu sebelum jualan, lalu yang kita promosikan apa di awal ?

Baik… mari kita lihat Alur ini kembali…

alur list building (1)

Alur pertama adalah Traffic. Anda dapat berpromosi dengan membuat status di Facebook, Twitter, Google Plus atau sosmed lain dengan cara gratis. Atau dapat juga dengan Iklan di FB Ads ataupun Adwords.

Yang diiklankan adalah Halaman Squeeze Page / Optin Page Anda. 

Anda mungkin sudah akrab dengan Halaman Squeeze Page saya ini tentang Trik Jualan di Facebook

trik jitu

Di halaman Squeeze Page inilah awal mula kita mengumpulkan database calon buyer. Di Halaman ini, tugas kita mempresentasikan Benefit yang akan mereka dapat ketika subscribe newsletter kita.

Atau Anda dapat melihat Squeeze Page untuk offer produk weightloss di PanduanDiet.com milik Mas Denny Santoso.

panduandiet

Tujuan Squeeze Page adalah mendapatkan subscriber sebanyak-banyaknya subscriber. Jadi Landing Page dibuat semenarik mungkin agar semakin banyak yang mengisikan datanya di optin form.

“Buatlah Gerbang Seindah Mungkin agar Banyak Orang Masuk”

 

Mari kita bahas bagian yang sudah saya berikan tanda kotak merah dan angka

1 => Judul /Headline Anda.

Ini pertama kali yang dilihat calon buyer Anda ketika melihat halaman ini dan menentukan apakah mereka lanjut membaca informasi yang ada disana atau close page. Gunakan copywriting terbaik untuk membuat headline Anda. DApat juga ditambahkan graphics-graphics menarik seperti blok tulisan warna kuning, tulisan diberi garis bawah warna merah atau diberi tanda panah merah. Ini akan semakin menarik perhatian pengunjung.  Dan Headline ini merupakan judul dari topik GIFT yang akan Anda berikan

2 => Benefit

Ini adalah penjabaran dari headline. Jelaskan Benefit apa yang mereka dapat dari GIFT yang akan diberikan. Buat mereka tidak bisa menolak untuk subscribe newsletter Anda. Anda dapat juga memasukkan topik-topik yang didapat dari googling tadi kesini.

3 => E-Cover / Gambar / Video

Penampilan visual akan sangat menarik dan memberikan kesan profesional. Jika Anda memberikan GIFT dalam bentuk ebook atau special report, buatlah desain yang profesional. Itu juga mempengaruhi trust mereka untuk mengisikan data mereka di optin form. Jangan ambil pusing jika Anda kesulitan desain. Tidak sedikit orang-orang yang membuka jasa desain E-Cover. Anda tinggal menggunakan jasa mereka.
Space ini juga dapat diisi video, baik video penjabaran topik GIFTnya ataupun video sample salah satu tips yang akan diberikan. Dan lebih bagus lagi jika endingnya diberikan arahan untuk mengisikan email di optin form.

4 => OPT-IN FORM

Tanpa form ini, list building Anda akan sia-sia. Darimana mereka masuk ke newsletter Anda ? Jawabannya adalah dari sini…
OPT-IN Form ini akan terintegrasi dengan autoresponder Anda.

 

Apa itu Autoresponder?
Autoresponder ini berfungsi untuk merecord database calon buyer kita. Dan disinilah kita dapat menyusun email otomatis berdasarkan waktu atau action tertentu. Kita tinggal setting email selamat datang ketika mereka pertama kali subscribe. Jam berapapun mereka datang, email itu akan terkirim otomatis. Dan Anda dapat mengatur dengan mudah, di hari keberapa saja mereka akan menerima email-email Anda

SARAN:

Anda silahkan menggunakan autoresponder yang hemat biaya ketika awal-awal mempelajari pola kerja autoresponder. Namun ketika sudah berniat serius untuk list building, Anda gunakan autoresponder yang sudah dipercaya oleh banyak Internet Marketer Pro. Menurut pengamalan, ada 3 Autoresponder besar yang banyak dipakai dan sering dijumpai juga di tools-tools yang terintegrasi dengannya, yaitu Get Response, Aweber, MailChimp. Meski begitu, tidak sedikit autoresponder yang pengelolaan profesional, seperti Kirim Email punya Mas Fikry Fatullah. 

Dan yang tidak kalah penting, yang terpenting dari autoresponder adalah Email yang kita kirimkan masuk ke inbox. Jika banyak masuk kotak spam, akan terbuang percuma proses-proses yang sudah kita lakukan. Itu dulu yang saya alami ketika awal-awal belajar list building. Email banyak masuk kotak spam. Akhirnya saya beralih ke autoresponder yang lebih PRO. 

Untuk lebih detail lagi tentang autoresponder, akan dibahas di chapter berikutnya.

 

Kembali lagi ke Squeeze Page…

Anda dapat juga menambahkan testimonial orang-orang yang sudah membaca GIFT Anda di halaman squeeze page untuk meningkatkan trust pengunjung baru.
Social Proof juga ide yang bagus untuk meningkatkan trust. Contoh Social Proof: “Telah di-download lebih dari 2255 orang.” Dan tentunya ini harus menjadi angka yang jujur.
Beberapa entitas bisnis besar juga banyak yang menampilkan logo brand-brand besar klien mereka di footer squeeze page-nya.

 

THE PROBLEM IS…

Membuat Landing Page sedemikian rupa tentunya akan kesulitan jika Anda tidak memahami Coding HTML.

Peran Landing Page dalam list building sangat vital sekali. Bahkan ini adalah senjata andalan atau eksekutor yang akan mendatangkan banyak sales bagi Anda. Tidak mungkin Anda mengumpulkan email-email calon buyer, lalu langsung berjualan di email tersebut tanpa menghadirkan tampilan visual produknya dan deskripsi fitur dan benefit produk.

Dalam alur list building, 50% nya adalah peran Landing Page. Setidaknya Anda menemukan 3 dari 6 hal tersebut yang berhubungan dengan Landing Page. Anda perlu membuat Landing Page Singkat (Squeeze Page dan Thank You Page), dan Landing Page Panjang / Detail (SalesPage).

 

Dulu awal-awal saya membuat landing page, menggunakan dreamweaver untuk edit html. Cukup pusing di coding, butuh waktu berhari-hari untuk jadi dan tentu butuh stock banyak minisite. Namun menurut saya, hasil landing pagenya juga kurang powerfull.

Beruntung saat ini banyak plugin dan themes (wordpress) yang bisa untuk membuat landing page dengan mudah. Dengan drag n drop, dan pilihan templates yang kaya, kita dapat membuat salespage yang panjang sekalipun dalam beberapa jam. LandingPage Creator yang sering saya pakai adalah Insta Builder dan Thrive.

Dan saat ini saya juga memakai Landing Page Creator tanpa Domain dan Hosting, yaitu FaceBuilder. 

 

Baik, itulah pembahasan chapter 3, jika ada yang ingin ditanyakan silahkan berkomentar di bawah.

Jika ada yang mengatakan wah list building itu promosinya kelamaan. Nunggu berhari-hari baru promosi. Keburu orang yang awalnya sudah “positif / Klik” dengan produk kita jadi batal beli.
Kata siapa? Justru dengan list building kita dapat keuntungan double. Setelah email mereka terekam di database kita, kita langsung promosi kok. Otomatis pula…

Tentang bagaimana proses detailnya, akan kita bahas di chapter berikutnya…
Plus kita akan membahas bagaimana proses-proses yang membuat cold market tadi menjadi lebih engage dengan kita… Stay Tune di chapter berikutnya…


Untuk materi Chapter 4 silahkan langsung kesini.

Semoga Bermanfaat…

Silahkan bagikan ke teman Anda…

Komentar

Leave a Comment: