Bisnis Online “Automatic” (Chapter 5)

Halo Sobat Panduan Sukses,

Dengan Aditya S disini…

Di Chapter 4 kemarin kita sudah membahas tentang bagaimana tips dan trik  membuat penawaran setelah calon buyer kita sudah terdaftar sebagai subscriber, bahkan sebelum menerima GIFT mereka.  

Jika belum membaca Chapter 4, silahkan kesini

 

Ketika subscriber baru sudah datang ke Thank You Page Anda, jangan lupa untuk menyampaikan dimana mereka akan mdendapatkan GIFT-nya. Apakah bisa langsung download di Thank’s Page tersebut atau dikirim melalui email.

Ini penting. Jika mereka hanya melihat penawaran saja, mereka akan merasa tertipu dan akan memberikan first impression (kesan pertama) yang jelek terhadap Anda. Ini cara saya menyampaikan pesan kepada mereka…

thanks page2
Pesan saya yang diberi tanda kotak merah, karena saya tidak menampilkan opsi download di halaman tersebut. Ada 2 maksud saya memberikan format seperti itu :
1. Agar mereka fokus di penawaran
2. Agar mereka “mulai terbiasa” membuka email. Jika mereka langsung mendapatkan GIFTnya di halaman tersebut, biasanya akan lupa untuk membuka email.
EMAIL PERTAMA

Di email pertama tersebut, ada hal penting yang perlu kita lakukan. Selain memberikan GIFT, Anda perlu “mengkondisikan mereka” agar selalu membuka email dari Anda. Contohnya adalah seperti ini (ini email pertama yang saya kirimkan, untuk produk kecantikan):

email pertama

 

Dalam list building, Anda pasti membutuhkan tools Autoresponder.
Peran autoresponder ini adalah untuk merecord subscriber, mengirimkan email secara berkala, statistik  (untuk mengukur jumlah link yang di-klik subscriber Anda.
Begitu mereka klik link konfirmasi, maka email pertama Anda akan otomatis terkirim.
Sekarang kita bahas 4 hal yang perlu ada dalam email pertama Anda

1 => Melalui autoresponder, Anda dapat menyebut nama subscriber tersebut sehingga email Anda menjadi lebih personal. Di autoresponder ada kode dimana Anda bisa menyebut nama lengkap, ataupun nama depan saja.
Pada gambar diatas adalah template defaultnya. Kata “Friend” tersebut akan menjadi nama subscriber masing-masing (sesuai yang dia isi di kotak optin form) ketika terkirim ke email masing-masing.

Namun untuk memanggil nama, tidak perlu terlalu sering, maksimal cukup 2-3 kali dalam 1 email.

2 => Ini adalah pengkondisian yang saya maksud.
Ini untuk menanggulangi jika email pertama Anda ternyata masuk kotak spam. Anda perlu mempersuasi mereka agar email Anda dapat terus tampil di halaman inbox mereka.

Jika email Anda sudah masuk inbox, Anda perlu memancing mereka untuk berkomentar di email pertama tersebut. Itu dapat membuat setiap email yang Anda kirim ada tanda kuning. Ini menjadi email Anda berbeda dari lainnya dan membuat kemungkinan terbacanya lebih tinggi.  Contohnya seperti ini :

important email
3 => Ini yang ditunggu-tunggu mereka. Jelaskan bagaimana mereka mendapatkan GIFTnya.

4 => Identitas Anda. Anda juga perlu memperkenalkan diri, baik sebagai personal atau brand. Dalam gambar diatas adalah salah satu contoh memperkenalkan diri sebagai brand. Selain di isi email, Anda juga perlu memperhatikan nama pengirim email.

identitas

Dengan perkenalan, ini untuk menganggulangi jika suatu saat mereka lupa siapa Anda, dan lupa kapan subscribe email Anda.

Contoh perkenalan secara personal juga dapat Anda jumpai ketika subscribe email-email dari PanduanSukses. Dimana saya secara personal (Aditya S) mengirimkan email kepada Anda, dan nama pengirimnya pun juga personal.

Bagaimana Komposisi Autoresponder yang ideal ?

Tidak ada aturan khusus dalam membuat serial autoresponder. Saya menggunakan time-based autoresponder untuk mengatur email berdasarkan hari (terhitung mulai dari mereka subscribe). Ini formasi yang saya lakukan:

time based autoresponder
Saya menyusun email hingga hari ke-19. Ini adalah proses merubah cold market menjadi warm market. Bagaimana kita mengatur komposisi antara Edukasi, Soft Selling dan Hard Selling. Setiap subscriber baru yang memasuki campaign ini, mereka akan melewati journey ini.

Seperti yang saya katakan di awal pembahasan Bisnis Online Automatic, setelah sistem sudah jadi, yang kita fokuskan adalah traffic dan traffic. Setelah jadi, tinggal memperbanyak subscriber baru dan proses seleksi pun terjadi, apakah mereka akhirnya berubah menjadi buyer list Anda, tetap stay di campaign tersebut meski belum melakukan pembelian apa-apa, atau keluar dari campaign tersebut.

GIFT yang saya berikan adalah artikel berseri, dimana setiap hari mereka saya arahkan ke web. Sehingga mereka jadi terbiasa dengan itu. Dan saya sudah siapkan di hari ke 7 Promo Hardsellingnya. Jadi 6 hari mereka menerima edukasi, di email berikutnya mereka akan menerima promosi.

 

Jangan ciut dulu

Jika Anda baru pertama kali mengenal dunia list building, bukan berarti Anda harus langsung membuat seperti ini. Yang biasa saya lihat para list builder pada umumnya adalah 3 email edukasi awal lalu 1 email promosi. Minimal Anda buat seperti itu dahulu. Lanjutannya bisa Anda kerjakan sambil jalan.

Ini contoh campaign saya yang lain:

time based autoresponder lain

Yang aktif yang saya beri tanda merah, H0-H2-H4. Saya beri jarak 1 hari setiap kirim email, dan di thank’s page juga ada offer.

Selain Anda menyusun time based autoresponder, Anda juga dapat mengirim email langsung di saat itu juga.

Jadi untuk contoh campaign ini, saya lebih sering mengirim email selling langsung.

Jam berapa waktu yang tepat untuk mengirim email ?

Setiap Niche berbeda. Anda perlu mengukur dari email-email yang sudah Anda kirim nantinya.

Namun untuk di awal gunakan 3 waktu standar dulu :
~ Waktu Santai Pagi : 6.00 – 7.00
~Jam Istirahat Siang : 11.30-12.30
~Waktu Santai Malam : 19.00-21.00

Dan waktu ini Anda sesuaikan dengan timezone subscriber Anda. Jika target marketnya adalah bule, sesuaikan dengan waktu dimana mereka sedang santai dan sempat untuk membaca email Anda (di 3 waktu tersebut).

 

Baik itulah pembahasan chapter 5 Bisnis Online Automatic.

 

Silahkan klik disini untuk menuju Chapter 6

Semoga Bermanfaat…

Silahkan bagikan ke teman Anda…

Komentar

Leave a Comment: